Berita Terbaru
Home » PROGRAM KEAHLIAN MEKANISASI PERTANIAN

PROGRAM KEAHLIAN MEKANISASI PERTANIAN

Pada Era Globalisasi ini, pendidikan di Indonesia tengah  menyesuaikan dengan laju perkembangan pendidikan pada skala internasional. Pendidikan yang merubah isi program pendidikan dan pelatihan (diklat) yang “berbasis materi” menjadi kinerja lembaga diklat yang “berbasis kompetensi”. Guna meningkatkan efektivitas, sekolah benar-benar sangat membutuhkan sistem pengelolaan yang kooperatif antara pusat dan daerah, yang melibatkan juga peran serta aktif dunia usaha/industri (DU/DI) dalam membangun /meningkatkan mutu diklat dengan:

  1. Mengembangkan dan mengimplementasikan standar kompetensi,
  2. Memotivasi Dunia Usaha /Industri (DU/DI) dalam mengambil peran besar dalam pendidikan dan pelatihan khususnya pada ranah keterampilan.

Dengan berlakunya AFTA dan AFLA secara tak terelakkan, kita bergerak menuju sebuah dunia yang memungkinkan sebagian besar perdagangan menjadi tak terbatas layaknya internet.  Sehingga aset utama setiap negara adalah keterampilan warga negaranya. Dengan demikian dibutuhkan sekolah/lembaga diklat yang bisa mengakomodasi pembelajaran keterampilan–keterampilan baku (standard) skala internasional.

Dengan pendidikan yang belum memenuhi  standar minimal penyelenggaraan pendidikan, maka membutuhkan revolusi belajar untuk mengimbangi revolusi informasi teknologi, agar semua orang dapat menikmati keuntungan bersama dari potensi (SDM) yang memenuhi persyaratan kerja skala Internasional. Tempat bekerja berubah secara dramatis persis di depan mata kita dengan biaya-biaya semakin meningkat dan laba yang semakin berkurang, perusahaan-perusahaan melakukan “perampingan” (downsizing)” atau dikenal dengan rasionalisasi. Di sisi lain, export tenaga kerja “unskilled” semakin banyak bahkan ada yang illegal. Maka dari itu peningkatan dan pengembangan substansi dan mutu pendidikan; baik regular maupun pendidikan masyarakat (Comunity College), perlu diselenggarakan pada lemdiklat-lemdiklat, sehingga akan dapat mengurangi resiko TKI setelah mereka lebih memenuhi persyaratan kerja. Namun demikian Indonesia masih memiliki peluang untuk bersaing pada industri dengan mengembangkan keahlian, investasi, dan keterampilan sehingga mampu menghasilkan baik tenaga kerja maupun produk berkualitas tinggi dan menjadi pemasok terpercaya Internasional dengan nilai tambah yang lebih besar. Peluang ini mutlak membutuhkan kemitraan Nasional/Internasional untuk menjalin keterserapan tenaga kerja dengan keahlian dan keterampilan kultural yang memiliki daya saing tinggi.

Mekanisasi Pertanian merupakan salah satu Kompetensi Keahlian yang ada di SMK Negeri 1 Mojosongo harus mampu menjawab tantangan global. Untuk itu diperlukan adanya program – program uptodate dan familiar dengan perubahan global. Melalui program-program yang tertuang dalam Program Pengembangan Mekannisasi Pertanian.

  1. KARAKTERISTIK/RUANG LINGKUP KOMPETENSI KEAHLIAN

Teknologi pertanian sering dipahami sebagai penggunaan mesin-mesin pertanian lapang (mechanization) pada proses produksi pertanian, bahkan sering dipandang sebagai traktorisasi. Pemahaman seperti itu dapat dimaklumi karena introduksi teknologi di bidang pertanian ketika itu diawali dengan gerakan mekanisasi pertanian untuk memacu produksi pangan terutama dengan penerapan traktor seperti percobaan mekanisasi pertanian di Sekon Timor-Timur tahun 1946, pool-pool traktor pada tahun 1958, perusahaan bahan makanan dan pembukaan lahan tahun 1958, serta PN. Mekatani (Mekanisasi Pertanian) tahun 1962.

Mekanisasi Pertanian diartikan sebagai penerapan ilmu teknik untuk mengembangkan, mengorganisasi dan mengendalikan operasi di dalam produksi pertanian. Ruang lingkup mekanisasi pertanian juga berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi dan modernisasi pertanian. Ada pula yang mengartikan bahwa pada saat ini teknologi mekanisasi pertanian yang digunakan dalam proses produksi sampai pasca panen (penanganan dan pengolahan hasil) bukan lagi hanya teknologi yang didasarkan pada energi mekanis, namun sudah mulai menggunakan teknologi elektronika atau sensor, nuklir, bahkan sampai teknologi robotic. Jenis teknologi tersebut digunakan baik untuk proses produksi, pemanenan dan penanganan atau pengolahan hasil pertanian.

Mekanisasi pertanian dalam arti luas bertujuan untuk meningkatkan produktifitas tenaga kerja, produktifitas lahan dan menurunkan ongkos produksi. Penggunaan alat dan mesin pada proses produksi dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, produktifitas, kualitas hasil dan mengurangi beban kerja petani.

Secara umum tujuan Profil Kompetensi Keahlian Mekanisasi Pertanian adalah untuk meningkatan mutu  dan mengembangkan pendidikan SMK N 1 Mojosongo serta menjawab tantangan jaman..

Adapun karakteristik/ruang lingkup Kompetensi Keahlian Mekanisasi Pertanian, SMK Negeri 1 Mojosongo adalah sebagai berikut:

  1. Mempelajari nilai nilai yang terkandung dalam Agama dan Aklak mulia
  2. Mempelajari Kewarganegaraan dan Kepribadian
  3. Mempelajari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang mencakup : Alat dan Mesin Pertanian serta Tehnik Tanah dan Air (TTA)
  4. Mempelajari Estetika
  5. Mempelajari Jasmani, Olah raga, dan Kesehatan
  1. VISI MISI/TUJUAN KOMPETENSI KEAHLIAN

Visi Program Keahlian Mekanisasi Pertanian, menghasilkan tamatan yang berkualitas yang dilandasi ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghasilkan produk unggulan ramah lingkungan bidang jasa dan modifikasi yang mampu bersaing ditingkat nasional.

Tujuan Kompetensi Keahlian Mekanisasi Pertanian adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

  1. Memahami keselamatan kerja dan kepedulian terhadap lingkungan hidup, Menggambar teknik, Sifat-sifat fisik tanah, Bahan pembuat Alat mesin pertanian, Motor tenaga penggerak dan transmisi tenaga, serta Pelayanan prima terhadap pelanggan
  2. Mengoperasikan alat mesin budidaya tanaman, meliputi pengolah tanah, penanam, pemeliharaan dan pemanenan,
  3. Mengoperasikan alat mesin pasca panen meliputi perontokan, pembersihan, pengeringan, sortasi dan grading mutu.
  4. Mengoperasikan alat mesin pengolahan hasil , meliputi pengecilan ukuran, pencampuran, ekstraksi, dan pengemasan
  5. Mengoperasikan alat mesin Teknik Tanah dan Air, meliputi pengukuran dan pemetaan, pengelolaan lahan pertanian, analisa tanah, kualitas dan debit air irigasi, pengelolaan sumber air, Mengelola unit Tata guna lahan.
  6. Mengoperasikan  Alat mesin Perawatan dan perbaikan  Mesin Pertanian, Menggambar teknik
  7. Mengimplementasikan Pembangunan Karakter ( Character Building ) dan Pendidikan Lingkungan Hidup dalam setiap aspek kegiatan terstruktur pada kompetensi keahlian Mekanisasi Pertanian

 PRODUK UNGGULAN KOMPETENSI KEAHLIAN

        Beberapa produk unggulan pada 5 tahun terakhir ini menjadi andalan di Kompetensi Keahlian Mekanisasi Pertanian adalah sebagai berikut :

  1. Jasa pengolahan tanah (dengan traktor roda dua dan traktor roda empat)
  2. Jasa penggilingan padi (RMU) dan penggilingan beras/jagung
  3. Pembuatan tralis, jendela, pintu besi, tempat pot, jemuran pakaian, tempat sepatu, tempat piring dsb.
  4. Jasa pemanenan padi dengan menggunakan Reaper YAP 120
  1. FASILITAS KOMPETENSI KEAHLIAN

Fasilitas yang dimiliki Kompetensi Keahlian MP sejak Kompetensi Keahlian ini berdiri dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu :

  1. Perabot
  2. Lemari kayu tempat hand tool
  3. Rak kayu
  4. Meja kursi di ruang tutorial
  5. Alat dan Mesin
  6. Traktor roda empat (Midi traktor dan mini traktor)
  7. Traktor roda dua (traktor tangan, traktor rotary)
  8. Alat mesin Pompa Irigasi/drainase (pompa sentrifugal, pompa sprayer)
  9. Alat mesin pemeliharaan tanaman (bermacam-macam sprayer, duster, power weeder, cultivator)
  10. Alat mesin pemanen (reaper YAP 120)
  11. Alat mesin Pasca Panen dan Pengolahan Hasil Pertanian ( thresher, corn seller, hummer mill, disk mill, roll mill, Rice huller, RMU kombinasi, mixer horizontal, mixer vertical, pemotong rumput dsb)
  12. Alat mesin Teknik Tanah dan Air (irigasi sprinkler, camble stock, ombrometer, lisymeter, evaporator, thermometer, hygrometer, current meter, sekat ukur, pH meter, soil multi tester dsb).
  13. Alat mesin perawatan dan pemeliharaan almes pertanian (las listrik, las karbit, bor tangan, bor duduk, gerinda tangan, gerinda duduk, hand tool, pemotong besi, dsb)
  14. KERJASAMA DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI.

Kerjasama DU/DI selama ini yang pernah dilakukan antara lain ;

  1. Praktek Kerja Industri
  2. Pembelajaran di Industri
  3. Kunjungan industri
  4. Bedah Kurikulum

Industri dan Dunia Usaha yang pernah digunakan untuk Prakerin antara lain :

  1. Mitra Balai Industri Tangerang Banten
  2. Balai Alat Mesin dan Pengujian Mutu Hasil Pertanian Dinas Pertanian Prop.Jateng di Ungaran
  3. Balai Alat Mesin dan Pengujian Mutu Hasil Perkebunan Dinas Pertanian Prop.Jateng di Surakarta
  4. Sang Hyang Seri Subang, Jawa Barat
  5. Estu Karya, Bengkel modifikasi dan permbuatan alat mesin pertanian
  6. Kayu Manis Kendal, Jateng
  7. Bengkel Mulyadi Cokro Tulung Klaten
  8. Bengkel Peni Sukoharjo
  9. Bengkel Tausan Baki Sukoharjo
  10. Bengkel Suratman Surakarta
  11. Bengkel Supoyo Santoso (SS) Pengging Boyolali
  12. MITRA UKM Megawon Indah, Kudus
  13. Bumi traktor Salatiga
  14. BINA USAHA, Parakan, Temanggung
  15. Bengkel CV. BUDI MUKTI, Pabelan, Kartasura
  16. KARYA MANDIRI, Karang Kepoh, Boyolali
  17. Bengkel SHS, Daleman, Jetis, Baki, Sukoharjo
  18. Wijaya Karya Beton Boyolali Tbk, Mojosongo, Boyolali
  19. Kayu Manis, Krengseng, Gringsing, Batang.

Industri Dunia Usaha yang pernah digunakan untuk pembelajaran di Industri antara lain :

  1. Antena Yanmar, Karangwuni, Ceper, Klaten
  2. PDAM Boyolali
  3. Kelompok Tani Tanjungsari, Banyudono, Boyolali (Praktek Tabela)
  4. Kelompok Tani Sidowayah, Polanharjo, Klaten (Praktek Transplanter)
  5. Jaringan irigasi Waduk Cengklik
  6. Jaringan irigasi Nepen
  7. Jaringan irigasi
  8. RMU di wilayah Boyolali dan sekitarnya.
  9. Bengkel otomotif disekitar Boyolali dan Klaten
  10. Wijaya Karya Tbk, Boyolali

Industri/Dunia Usaha yang pernah digunakan untuk Kunjungan Industri antara lain :

  1. YANMAR Pandaan, Sidoarjo Jatim
  2. Karya Hidup Santosa (KHS)/Quick Yokyakarta
  3. Antena Yanmar, Karangwuni, Ceper, Klaten
  4. Mitra Balai Industri Tangerang
  5. Sang Hyang Seri Subang, Jawa Barat

Industri/dunia Usaha yang pernah ikut berperan serta dalam Bedah Kurikulum yaitu :

  1. Balatsin dan PMH Dinas pertanian Prop.Jateng di Ungaran
  2. Balatsin dan PMH Dinas Pertanian Prop.Jateng di Surakarta
  3. Bengkel Peni Sukoharjo
  4. Bengkel Mulyadi Cokro Tulung Klaten
  5. Bengkel Estu Karya, Karangwuni, Klaten
  6. PELUANG KERJA TAMATAN

Bidang Pekerjaan yang bisa dimasuki oleh para tamatan antara lain :

  1. Operator Mengolah Tanah dengan traktor
  2. Operator Rice Milling Unit
  3. Juru Irigasi/Pengairan
  4. Operator Mekanik Umum
  5. Juru Bengkel Alat Mesin Pertanian
  6. Juru Pompa air
  7. Industri Rancang bangun alat mesin (Las, bubut, gerinda, bor dsb)
  8. Juru Pengukuran Lahan